Senin, 11 Januari 2016

Sejarah Marawis

Marawis adalah salah satu jenis "band tepuk"denganperkusisebagaialat musikutamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenianTimur TengahdanBetawi, dan memiliki unsur keagamaanyang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.SejarahKesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dariYaman. Nama marawisdiambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakanhajir(gendangbesar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm,marawis(gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,dumbukatau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk sepertidandang, memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potongkayubulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengantamborinataukrecekdan[Symbal] yang berdiameter kecil. Lagu-lagu yang beriramagambusataupadang pasirdinyanyikan sambil diiringi jenis pukulan tertentuDalam Katalog Pekan Musik Daerah, Dinas Kebudayaan DKI, 1997, terdapat tiga jenis pukulan atau nada, yaituzapin,sarah, danzahefah. Pukulan zapin mengiringi lagu-lagu gembira pada saat pentas di panggung, seperti lagu berbalas pantun. Nada zapin adalah nada yang sering digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW (shalawat). Tempo nada zafin lebih lambat dan tidak terlalu menghentak, sehingga banyak juga digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu.Pukulan sarah dipakai untuk mengarak pengantin. Sedangkan zahefah mengiringi lagu di majlis. Kedua nada itu lebih banyak digunakan untuk irama yang menghentak dan membangkitkan semangat. Dalam marawis juga dikenal istilah ngepang yang artinya berbalasan memukul dan ngangkat. Selain mengiringi acara hajatan seperti sunatan dan pesta perkawinan, marawis jugakerap dipentaskan dalam acara-acara seni-budaya Islam.
Jumlah pemain Musik ini dimainkan oleh minimal sembilan atau sepuluh orang. Setiap orang memainkan satu buah alat sambil bernyanyi. Terkadang, untuk membangkitkan semangat,beberapa orang dari kelompok tersebut bergerak sesuai dengan irama lagu. Semua pemainnya pria, dengan busanagamisdancelanapanjang, sertaberpeci. namun ada juga wanita. Uniknya, pemain marawis bersifat turun temurun. Sebagian besar masih dalam hubungan darah -kakek,cucu, dan keponakan. Sekarang hampir di setiap wilayah terdapat marawis.
Gambar alat musik marawis:





1 komentar: